Rabu, 14 Desember 2016

Bahan Renungan Jika Ingin Berselingkuh


Godaan syahwat memang bisa datang kapan saja dan dari arah mana saja. Begitu pun dengan godaan dalam berumah tangga. Kadang wanita merasa cinta datang lagi saat telah berumah tangga. Pada ujungnya wanita dalam sudut persimpangan. Tetap setia dengan pasangan atau wanita selingkuh setelah menikah

Masalah ini banyak menerpa kehidupan rumah tangga sekarang ini. Namun, sebelum perselingkuhan itu terjadi maka renungkanlah beberapa hal ini terlebih dahulu.

-Ujian dan Cobaan

Hidup itu ada pilihan, dengan pilihan itu kita sebenarnya sedang diuji. Ujian pembuktian cinta.

Banyak cerita wanita selingkuh, hanya diakibatkan karena merasa sakit hati dengan suami. Dengan alasan kurang perhatian, cemburu dalam rumah tangga hingga merasa sakit hati sehingga ingin membalas kelakukan suami.

Ingatlah, bahwa itu semua ujian dan cobaan dari Allah. Lewati dengan baik ujian itu, maka engkau bisa membuktikan cintamu dengan sempurna.

-Jangan Terlalu Gampang Jatuh Cinta

Merasa laris manis? Marilah kita berkaca. Perempuan yang gampang jatuh cinta pada akhirnya merupakan wanita yang akan gampang berpindah hati.

Wanita yang terlalu gampang jatuh cinta, cenderung menjadi wanita yang gampang jatuh cinta. Jatuh cinta itu gampang, tapi yang susah adalah membangun dan merawat cinta. Gampang jatuh cinta berarti hanya bisa menikmati pada bagi awal saja, namun kelanggenan rumah tangga dan cinta tidak akan pernah engkau dapatkan.

-Rumput Tetangga akan Selalu Hijau

Orang yang berjalan kaki disaat melihat orang yang naik motor, pasti terbersit dalam hatinya juga ingin naik motor. Orang yang naik motor ingin naik mobil disaat melihat orang lain naik mobil, dan orang yang naik mobil ingin lebih dari itu. Begitulah seterusnya dan seterusnya.

Begitulah keadaan istri yang selingkuh. Hanya karena melihat kelebihan pria lain, maka kamu memutuskan untuk berpindah mencari yang baru. Padahal, rumput tetangga pasti akan selalu hijau. Apa yang tidak ada pada diri dan pasangan kita, jangan membuat kita melirik atau jatuh hati pada yang lain. Karena rumput yang hijau, tidak selamanya hijau.

-Yang Datang Belum Tentu Serius

Jangan bangga dulu jika kamu jatuh cinta kepada pria lain dan 'seakan' ia membalas cintamu. Belum tentu ia adalah pria yang serius, karena ia belum membuktikan apa-apa. Masih sebatas janji di mulut. Ia belum hidup bersamamu dan menderita bersama mu. Pria yang belum bisa membuktikan apa-apa, maka boleh jadi ia hanya iseng. Sekarang pilihlah, mau diseriusin atau mau diisenging?

- Godaan Selingkuh itu Nafsu

Perasaan memang kadang membuat wanita dan siapa saja kelimpungan, bingung dan bisa jadi buta. Karena godaan selingkuh, ia menyatakan itu sebagai cinta. Padahal itu bukan cinta.

Tanyakan pada diri sendiri, yakin tidak itu cinta? Mencintai pria lain hanyalah nafsu yang sesaat. Janganlah kamu turuti, karena kalau kamu menuruti nafsu,  maka umpama kamu sedang meminum air garam di saat haus. Kamu minum sekali, namun bukan dahaga yang terobati. Malah sebaliknya, haus itu tetap ada dan semakin lebih haus. Begitulah keadaan jika kamu mengikuti hawa nafsu.

-Hargai Apa yang Kamu Miliki Sekarang

Hargailah apa yang kamu miliki saat ini. Ingat kebahagiaan tak akan pernah datang kepada mereka yang tidak menghargai apa yang telah dimiliki. Termasuk, anugerah mempunyai suami.

Jika kamu berselingkuh, sama halnya kamu tidak menghargai apa yang kamu miliki sekarang. kamu tidak menghargai 'hal' yang kamu genggam sekarang. Bagai, melepas punai yang ada ditangan karena berharap pada burung yang masih ada di pohon. Padahal burung yang ada di pohon, bisa saja terbang kapan saja.

Kebahagiaan selamanya tidak akan kamu miliki jika kamu tidak menghargai suami mu. Hargai suami sebagai pemberian terbaik dari Allah, maka Allah akan memberikan kebahagiaan kepadamu.

-Jangan Sampai Menyesal di Kemudian Hari

Hasil yang baik diperoleh dari proses yang baik. Kalau prosesnya saja dijalani dengan cara yang kurang baik atau dengan jalan yang tercela, apa ia bisa mendapatkan hasil yang baik? Apa yang kita tanam, itulah yang akan kita tuai.

Rumah tangga yang dijalani dengan proses selingkuh adalah proses yang buruk. Maka jangan berharap hasilnya akan baik. Rumah tangga yang dibangun, pasti akan penuh dengan was-was, ketakutan akan diselingkuhi atau menyelingkuhi lagi. Ingat, penyesalan selalu di belakang.

- Ingatlah Anak Keturunanmu

Coba bayangkan, bagaimana nasib anak-anak mu kelak? Apa anda rela anak-anakmu diejek orang atau suatu saat anak-anakmu ditolak oleh calon mertuanya karena dianggap keturunan yang tidak berbobot, keturunan tukang selingkuh?

Tentu ini adalah sebuah kecelakaan yang besar. Kamu mengikuti keinginanmu dan mengorbankan masa depan anak-anakmu.

-Surga Istri ada pada Ridho Suami

Jika hatimu tetap ingin berselingkuh, apakah kamu telah lupa bahwa jaminan surga bagi istri ada pada taat dan ridhonya suami, bukan pada selingkuhan.

Ingatlah sabda Rasulullah SAW, “Wanita mana saja yang meninggal dunia lantas suaminya ridha padanya, maka ia akan masuk surga.” (HR. Tirmidzi no. 1161 dan Ibnu Majah no. 1854)

- Pengorbanan dan Tanggung Jawab Suami

Jangan jadi wanita pengkhianat. Suami mu telah menanggung seluruh kebaikan dan keburukan istri pada tangannya. Dicarikannya kamu rezeki dari hasil jerih payahnya. Peras keringat dan banting tulang, demi untuk memberi makan kamu dan anak-anakmu, memenuhi segala keperluanmu.

Tanggung jawan suami sungguh luar biasa berat. Jangan kamu tambah lagi. Ringankalah beban suamimu dengan pelayanan yang terbaik padanya. Jadikan kesetiaan padanya merupakan amal baktimu baginya.

-Jika Anda berada dalam Posisi Suami

Ingatlah betapa suami telah memberikan hidupnya untuk para istri dan anak-anaknya. Coba bayangkan, apa gampang jadi suami yang harus banting tulang cari nafkah sepanjang hidupnya untuk istri dan anak-anaknya. Menafkahi batin istri meski dia sudah lelah bekerja sepanjang hari.

Lihatlah wajah suami saat tidur, pandangi dengan hati. Betapa lelah wajah gagahnya tapi tidak pernah dia ungkapkan, ciumlah wajahnya saat suami tidur. Buang jauh-jauh dipikiran kamu untuk orang lain. Saat kamu meraba wajah suami pasti tetesan air mata tak terasa sudah membasahi wajah. Ingat suami yang sudah mempertaruhkan hidupnya untuk kamu setiap detiknya.

-Ingatlah Siksa Allah

Wanita yang selingkuh menurut Islam, maka baginya adalah dosa besar. Hukum Islam terkait wanita yang berselingkuh adalah hukuman rajam. Kelihatan ngeri memang. Namun, demikianlah pandangan Islam terhadap wanita yang selingkuh setelah menikah.

Selingkuh adalah dosa besar, maka balasan akibatnya pun sangat hebat. Sebenarnya jika kamu selalu ingat kepada Allah dan hukum Islam ditegakkan, maka kecendrungan untuk berselingkuh akan sangat sulit terjadi. Hukuman di dunia sanga berat dan akhirat hukuman dan siksa Allah juga sangat berat. Maka pikirkanlah hal ini.

Semoga bermanfaat ya ... :)

0 komentar:

Posting Komentar